Bensin eceran bikin mesin motor kita cepat rusak, emang iya? Ini dia faktanya.
Mengisi bahan bakar motor dengan bensin eceran memang menjadi pilihan banyak pengendara motor.
Karena dengan bensin eceran kita nggak usah lama mengantri buat isi bensin.
Jadi kita hanya tinggal bilang ke penjual bensin eceran ingin beli berapa liter bensin, terus bensinnya dituang dari botol ke motor kita, habis itu gas lanjut jalan lagi deh.
Namun apakah aman jika kita terlalu sering menggunakan bensin eceran?
Sayangnya enggak, karena salah satu resiko bensin eceran adalah kualitas bensin yang tidak terjamin lagi.
Kenapa? Karena bensin eceran sering disimpan dalam wadah yang kurang higienis, seperti botol plastik atau jerigen, yang mana botol dan jerigen ini rentan terhadap kontaminasi.
Akibatnya kotoran atau air dapat bercampur dengan bahan bakar dan merusak sistem injeksi atau karburator pada motor.
Kemungkinan juga bensin dicampur kalau kalian membelinya di oknum penjual bensin eceran yang nakal.
Biasanya mereka mencampur BBM murni dengan BBM kualitas lebih rendah dengan harapan untung lebih besar. Alhasil, kualitas bensin menjadi tidak sesuai kebutuhan.
Selain itu, bensin eceran juga berpotensi mengalami penguapan lebih cepat jika dibandingkan bensin yang disimpan di SPBU resmi.
Kenapa bisa? Ya karena bensin eceran disimpan di botol dan di jerigen.
Karena hal ini juga bensin kadar oktane juga akan berkurang apalagi bensin disimpan di tempat yang tidak tertutup rapat dan terpapar sinar matahari langsung.
Termasuk risiko kemasukan debu jalanan yang halus dan berbahaya bagi mesin motor.
Terdapat potensi deposit kotoran di dalam ruang bakar yang membuat performa mesin turun.
Akibatnya performa mesin akan menurun dan motor menjadi lebih boros bahan bakar.
Dalam jangka panjangnya, penggunaan bensin berkualitas rendah dapat menyebabkan kerak pada ruang bakar, memperpenek usia mesin, dan meningkatkan resiko kerusakan.
Lalu dari segi keamanan juga, pengisian bahan bakar dari botol atau jerigen di tempat terbuka juga sangat berbahaya, karena beresiko kebakaran akibat percipaan api.
Kok bisa? Ya bisa lah, kan kalau di pom bensin eceran nggak ada peraturannya.
Bahkan terkadang si penjual bensinnya aja nuang bensinnya sambil ngudut, ya pasti bisa banget buat memicu kebakaran dong.
0 Comments
Posting Komentar